Ketahui, Inilah Tahapan Eksplorasi Batubara Berdasarkan Pengambilan Sampelnya

Ketahui, Inilah Tahapan Eksplorasi Batubara Berdasarkan Pengambilan Sampelnya

Batubara merupakan salah satu jenis batuan yang kerap digunakan dalam bisnis pertambangan, aktivitas pertambangan batubara ini tak lepas dari adanya kegiatan eksplorasi. Lantas apa itu eksplorasi batubara dan bagaimana tahapan eksplorasi batubara, berikut ulasannya.

Pengertian Eksplorasi Batubara

Kegiatan eksplorasi batubara merupakan suatu aktivitas penjelajahan lapangan yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan, khususnya mengenai sumber daya batubara yang berada pada suatu daerah tertentu. Adapun tujuan dari kegiatan eksplorasi ini adalah untuk menganalisa keberadaan, sebaran, bentuk, ukuran, kualitas serta kuantitas suatu endapan batubara di suatu area tertentu yang dapat digunakan untuk investasi.

Tahapan Eksplorasi Batubara

Terdapat dua jenis tahapan dalam proses eksplorasi batubara yakni tahapan eksplorasi umum dan tahapan eksplorasi rinci, eksplorasi rinci ini erat kaitannya dengan kegiatan pengeboran batu bara. Terdapat beberapa metode pengeboran yang biasanya digunakan dalam tahapan eksplorasi batubara, berikut merupakan beberapa metode eksplorasi batu bara berdasarkan teknik pengambilan sampelnya, yakni:

  1. Open Hole

Teknik eksplorasi batubara yang pertama adalah open hole, teknik ini dilakukan dengan melubangi suatu area hingga kedalaman tertentu, adapun untuk pengambilan sampel dengan teknik ini didasarkan pada hasil potongan batuan dari masing-masing gerusan mata bor per pipa atau disebut juga cutting, cutting ini nantinya akan dibawa naik dengan media air yang telah bercampur lumpur hasil pengeboran. Teknik open hole ini merupakan teknik yang paling sering dilakukan oleh penambang karena biayanya yang terjangkau dan prosesnya yang tergolong lebih cepat jika dibandingkan dengan teknik lainnya, akan tetapi teknik open hole ini memiliki beberapa kekurangan seperti kurang akuratnya penentuan posisi kedalaman dan ketebalan batubara jika dibandingkan dengan teknik fullcore, sehingga untuk menunjang tingkat akurasi dalam penentuan ketebalan dan kedalaman batubara, aktivitas eksplorasi dengan teknik ini dapat dibarengi dengan metode logging geofisika.

  1. FullCore

Metode yang biasa digunakan dalam tahapan eksplorasi batubara berikutnya adalah metode fullcore, metode ini dilakukan dengan cara melakukan pengeboran hingga kedalaman yang telah direncanakan sebelumnya serta dengan pengambilan sampel dalam bentuk inti batuan namun tanpa disertai pengeboran open hole terlebih dahulu.

  1. TouchCore

Metode dalam pemboran eksplorasi batu bara yang selanjutnya adalah metode touchcore, metode ini diawali dengan melakukan pengeboran open hole terlebih dahulu, selanjutnya guna pengambilan sampel dari inti batuan, pengeboran akan dihentikan setelah mata bor menyentuh lapisan batubara dan kemudian dilakukan pergantian jenis mata bor dengan jenis yang kerap digunakan dalam teknik fullcore.

Nah, itulah ulasan mengenai tahapan eksplorasi batubara, semoga ulasan di atas dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *