Ini Dia Informasi Seputar Alur Penjualan Kredit Dan Tunai

Ini Dia Informasi Seputar Alur Penjualan Kredit Dan Tunai

Saat ini ada banyak sekali pihak penjual yang menggunakan sistem penjualan kredit pada usaha online yang dimilikinya. Padahal dalam sistem penjualan itu sendiri ada dua alur yang dapat Anda gunakan. Alur tersebut adalah penjualan dengan cara kredit dan juga tunai.

Mengenal penjualan kredit dan juga tunai 

Sesuai dengan nama yang dimilikinya. Sistem penjualan kredit dan tunai tentunya dapat dibedakan berdasarkan cara pembayaran yang dilakukannya. 

Untuk sistem penjualan tunai, tentunya cara penjualan dilakukan dengan pembayaran yang dilakukan segera atau saat itu juga. Dalam hal ini ketika pembeli mendapatkan produk yang diinginkan. Tentunya ia pun harus melakukan pembayaran secara langsung pada saat itu juga, sedangkan pembayarannya sendiri dilakukan hingga lunas. 

Berbeda dengan penjualan tunai. Untuk proses penjualan kredit, umumnya pembayaran dilakukan dengan cara bertahap. Dalam hal ini, barang yang diinginkan akan diberikan pada pihak pelanggan setelah pelanggan membayar uang muka. 

Sementara untuk sisa pembayarannya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Pemberian jangka waktu tersebut disesuaikan dengan perjanjian di antara keduanya. Dalam hal ini, pihak pelanggan umumnya akan menyesuaikan nominal pembayaran cicilan dengan kemampuan yang dimilikinya. 

Alur penjualan kredit 

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan penjualan kredit. Bagian selanjutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mengenal alur transaksi yang dimilikinya. Berikut uraian singkat dari setiap tahapan yang dilakukannya : 

  • Hal pertama dimulai dari permintaan pembeli yang juga disertai dengan surat permintaan atau order. 
  • Setelah itu, dilakukan negosiasi di antara pihak penjual dan pembeli. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan di antara keduanya. 
  • Pihak penjual menerima aplikasi kredit yang diajukan. 
  • Kemudian pemeriksaan dari formulir aplikasi yang diajukan 
  • Setelah itu, pihak penjual melakukan survey untuk memastikan kondisi pelanggan sesuai dengan syarat yang dibutuhkan. 
  • Memasuki tahap pertimbangan dan juga persetujuan yang umumnya dilakukan oleh atasan penjual. 
  • Apabila permohonan pembelian disetujui, maka akan dilanjutkan dengan proses penjualan. Namun jika tidak maka permohonan akan dikembalikan pada pihak pelanggan atau pembeli 
  • Pembuatan surat perjanjian 
  • Pembuatan bukti invoice 
  • Penyerahan barang yang dilakukan pada pelanggan secara langsung. 

Selain alur transaksi penjualan kredit di bagian atas tadi. Ada pula alur transaksi penjualan lainnya yaitu tunai yang terdiri dari beberapa tahapan di bagian bawah ini : 

  • Penjualan dimulai dengan memenuhi permintaan pelanggan. Baik itu secara langsung atau tidak. 
  • Adanya proses negosiasi yang umumnya hadir dalam bentuk percakapan secara langsung. Namun jika proses penjualan dilakukan secara online, maka terlihat melalui percakapan dalam bentuk tulisan dan lainnya. 
  • Proses pembuatan surat dan penandatanganan perjanjian 
  • Pembuatan invoice atau faktur yang juga dilakukan dengan teliti. 
  • Proses pemeriksaan barang dagangan sebelum barang tersebut diberikan pada pihak pembeli. 
  • Pembuatan bukti transaksi penerimaan uang, seperti halnya kuitansi sebagai bukti. 
  • Pengiriman barang yang dilakukan dengan segera. 

Demikianlah kiranya penjelasan singkat mengenai proses atau alur dari penjualan kredit dan juga tunai yang dapat penulis jelaskan kali ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *